Salah satu periode penting dalam sejarah perkembangan Agama Hindu di Indonesia adalah masa kerajaan Majapahit. Meskipun banyak raja Majapahit menganut Siwa-Buddha, namun pada masa itu terjadi sintesis keagamaan yang kuat, tercermin dalam Sutasoma dan Negarakertagama, serta konsep Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana sintesis keagamaan ini, khususnya Bhinneka Tunggal Ika, relevan dalam konteks kerukunan antarumat beragama di Indonesia modern?