Di tengah arus globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan modern, sebagian masyarakat beranggapan bahwa kitab suci Weda adalah peninggalan masa lalu yang tidak lagi relevan untuk menjawab tantangan zaman. Bagaimana Anda akan menyanggah pandangan ini dengan menyoroti sifat abadi dan adaptif dari ajaran Weda?