Keluarga Bapak Made menghadapi dilema. Putranya, Komang, yang baru lulus SMA, ingin segera menikah dan membangun keluarga. Namun, Bapak Made merasa Komang masih perlu melanjutkan pendidikan tinggi dan meniti karier terlebih dahulu. Bagaimana Bapak Made dapat menggunakan pemahaman Catur Asrama untuk memberikan nasihat yang bijaksana kepada Komang?