Bank Sentral negara "Sejahtera Abadi" mengamati bahwa perekonomian sedang mengalami kontraksi yang serius, ditandai dengan penurunan investasi, konsumsi, dan peningkatan pengangguran. Untuk mendorong pemulihan ekonomi, Bank Sentral memutuskan untuk menerapkan kebijakan moneter ekspansif. Dari instrumen kebijakan moneter berikut, manakah yang paling tepat untuk mencapai tujuan tersebut?