Negara "Harapan Jaya" memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun sebagian besar masih belum terolah secara optimal. Pemerintah dihadapkan pada pilihan sulit: mengalokasikan anggaran besar untuk pengembangan teknologi pengolahan sumber daya guna meningkatkan nilai tambah ekspor, atau fokus pada program pemerataan pendapatan melalui subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Jika pemerintah memilih opsi pertama, bagaimana implikasi jangka panjang terhadap struktur ekonomi negara tersebut?