Ketika kita merenungkan Tiga Permata (Tiratana) dalam Puja Bakti – Buddha, Dhamma, Sangha – seringkali kita mengucapkan "Iti pi so Bhagavā Arahaṁ Sammāsambuddho..." sebagai penghormatan. Lebih dari sekadar melafalkan, praktik ini memiliki fungsi mendalam untuk pengembangan batin. Mengapa merenungkan kualitas Buddha, Dhamma, dan Sangha secara mendalam dalam Puja Bakti dapat dianggap sebagai latihan HOTS (Higher Order Thinking Skills) bagi seorang siswa?