Archaea sering disebut sebagai "ekstremofil" karena kemampuannya bertahan di lingkungan ekstrem. Selain itu, Archaea dibedakan dari Eubacteria (bakteri sejati) berdasarkan beberapa karakteristik molekuler. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat membedakan Archaea dari Eubacteria pada tingkat molekuler?