Di beberapa daerah perkotaan, praktik pemberian 'sinamot' (mahar) dalam pernikahan Batak seringkali dinilai terlalu tinggi, bahkan memberatkan. Meskipun sinamot memiliki makna adat yang dalam, tingginya jumlah ini seringkali menjadi penghalang bagi pasangan muda. Jika tren ini terus berlanjut, bagaimana dampaknya terhadap keberlangsungan Tarombo?