Dua orang siswa menyusun pidarta tentang "Pentingnya Membaca Lontar". Siswa A menyusun pidarta dengan struktur klasik (pembuka, isi, penutup). Siswa B memulai pidartanya dengan menceritakan pengalaman pribadi yang mengubah pandangannya tentang lontar, kemudian mengembangkan isi, dan diakhiri dengan ajakan.