Seorang pejabat daerah menyampaikan pidarta pada upacara adat besar di pura. Pidarta beliau membahas program pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan, menggunakan bahasa Indonesia campuran Bali alus madya, dengan gaya penyampaian yang cenderung santai dan diselingi candaan. Setelah pidarta selesai, banyak masyarakat yang berbisik-bisik dan terlihat kurang puas. Analisislah penyebab utama ketidakpuasan audiens tersebut berdasarkan konteks pidarta.