Saat perayaan Waisak, Rina ingin melakukan dana. Ia hanya memiliki sedikit uang saku, tetapi ia bertekad untuk menyumbangkan sebagian kecilnya dengan tulus ikhlas, berharap dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan. Temannya, Sinta, menyumbang dalam jumlah besar tetapi hanya karena ingin dipuji. Menurut ajaran Buddha, manakah tindakan yang lebih bernilai?