Kembali ke Katalog
SMK KELAS 12

Benzena dan Senyawa Turunannya: Struktur, Reaksi, dan Aplikasi

Pendahuluan

Benzena, sebuah senyawa hidrokarbon aromatik yang ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1825, memegang peranan penting dalam kimia organik. Rumus molekulnya ($C_6H_6$) mengisyaratkan ketidakjenuhan yang tinggi, namun sifat kimianya jauh berbeda dari alkena atau alkuna. Struktur benzena yang unik, dengan cincin enam karbon yang terkonjugasi, memberikan stabilitas dan reaktivitas yang khas.

Konsep Utama

Struktur Kekulé dan Resonansi:

Awalnya, struktur benzena diusulkan oleh Kekulé dengan ikatan tunggal dan ganda berselang-seling. Namun, model ini tidak dapat menjelaskan stabilitas benzena. Konsep resonansi menjelaskan bahwa struktur benzena merupakan hibrida dari dua struktur Kekulé, di mana elektron $\pi$ terdelokalisasi secara merata di seluruh cincin. Ini sering digambarkan dengan lingkaran di dalam cincin heksagonal.

Nomenklatur Senyawa Benzena:

Senyawa benzena dapat memiliki substituen (gugus pengganti) pada satu atau lebih atom karbon. Nomenklatur IUPAC digunakan untuk menamai senyawa-senyawa ini. Beberapa contoh umum termasuk toluena (metilbenzena), fenol (hidroksibenzena), dan anilina (aminobenzena). Jika terdapat dua atau lebih substituen, posisi mereka ditunjukkan dengan angka atau awalan orto- (1,2), meta- (1,3), dan para- (1,4).

Reaksi-reaksi Benzena:

  • Substitusi Elektrofilik Aromatik (SEA): Benzena cenderung mengalami reaksi substitusi daripada adisi, karena mempertahankan sistem aromatik yang stabil. Reaksi SEA meliputi halogenasi, nitrasi, sulfonasi, dan alkilasi/asilasi Friedel-Crafts.
  • Halogenasi: Reaksi benzena dengan halogen ($Cl_2$ atau $Br_2$) membutuhkan katalis asam Lewis seperti $FeCl_3$ atau $FeBr_3$.
  • Nitrasi: Reaksi benzena dengan asam nitrat pekat ($HNO_3$) menghasilkan nitrobenzena, dengan katalis asam sulfat pekat ($H_2SO_4$).
  • Sulfonasi: Reaksi benzena dengan asam sulfat berasap ($H_2SO_4$) menghasilkan asam benzena sulfonat.
  • Alkilasi dan Asilasi Friedel-Crafts: Reaksi benzena dengan alkil halida atau asil halida, menggunakan katalis $AlCl_3$, menghasilkan alkilbenzena atau asilbenzena.

Analisis dan Penerapan

Stabilitas Aromatik:

Stabilitas benzena yang luar biasa disebabkan oleh delokalisasi elektron $\pi$. Energi resonansi benzena jauh lebih besar daripada yang diperkirakan untuk sikloheksatriena, menunjukkan stabilitas tambahan yang signifikan.

Aplikasi Senyawa Benzena:

Senyawa benzena dan turunannya memiliki berbagai aplikasi. Toluena digunakan sebagai pelarut dan bahan baku untuk produksi benzena, xilena, dan poliuretan. Fenol digunakan dalam pembuatan resin, antiseptik, dan disinfektan. Anilina merupakan bahan baku penting untuk pewarna dan obat-obatan.

Rangkuman

Benzena adalah senyawa aromatik dengan struktur cincin yang unik dan stabil. Reaktivitasnya didominasi oleh reaksi substitusi elektrofilik aromatik. Benzena dan turunannya memiliki berbagai aplikasi penting dalam industri kimia dan farmasi.

Uji Pemahaman

#1
Senyawa berikut yang *bukan* merupakan turunan benzena adalah...
#2
Reaksi benzena dengan $Cl_2$ menghasilkan klorobenzena. Reaksi ini termasuk jenis reaksi...
#3
Senyawa benzena dengan gugus -OH terikat langsung pada cincin benzena disebut...
#4
Diantara reaksi-reaksi berikut, manakah yang memerlukan katalis asam Lewis seperti $AlCl_3$?
#5
Berdasarkan aturan IUPAC, nama senyawa benzena dengan dua gugus metil pada posisi 1 dan 4 adalah...

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal Kimia Kelas 12 lengkap.

Cari Soal