Kembali ke Katalog
SMK KELAS 12

Mabebasan: Keindahan dan Makna di Balik Puisi Bebas Bahasa Bali

Pendahuluan

Siswa-siswi kelas XII yang terhormat, dalam khazanah sastra Bali, kita mengenal berbagai bentuk puisi tradisional yang terikat aturan. Namun, ada kalanya jiwa seni merindukan kebebasan. Di sinilah mabebasan hadir sebagai oase, menawarkan ruang ekspresi tanpa terbelenggu pakem. Mari kita selami lebih dalam keindahan dan makna di balik puisi bebas ini.

Konsep Utama Mabebasan

Mabebasan berasal dari kata dasar "bebas," yang berarti tidak terikat. Dalam konteks sastra Bali, mabebasan adalah bentuk puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris per bait (pada lingsa), jumlah suku kata per baris (guru wilangan), atau pola rima (purwakanti). Puisi ini memberikan keleluasaan bagi penyair untuk mengekspresikan ide, emosi, dan pengalaman mereka secara lebih bebas dan personal.

Ciri-ciri Mabebasan:

  • Tidak terikat pada lingsa, guru wilangan, atau purwakanti.
  • Menggunakan bahasa Bali modern (Bali Anyar).
  • Tema yang diangkat sangat beragam, mencakup kehidupan sehari-hari, cinta, alam, sosial, budaya, dan lain-lain.
  • Lebih menekankan pada isi (makna) dan gaya bahasa yang indah.

Analisis dan Penerapan

Mari kita analisis contoh mabebasan berikut:

Pasisi Sanur

Ombak ngalihin bibih

Angin ngusap lemah

Matan ai nyunarin

Keneh bagia tan papegatan

Terjemahan:

Pantai Sanur

Ombak mencari bibir pantai

Angin mengusap pasir

Matahari bersinar

Hati bahagia tak terputus

Dalam contoh ini, kita melihat tidak ada aturan jumlah baris atau suku kata yang mengikat. Penyair dengan bebas menggambarkan keindahan Pantai Sanur dan perasaan bahagia yang menyertainya. Gaya bahasa yang digunakan sederhana namun efektif dalam menyampaikan pesan.

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari:

  • Mabebasan dapat menjadi media untuk mencurahkan perasaan dan pengalaman pribadi.
  • Dapat digunakan untuk menyampaikan kritik sosial atau menyampaikan pesan moral.
  • Dapat menjadi sarana untuk melestarikan bahasa Bali melalui karya sastra yang relevan dengan kehidupan modern.

Rangkuman

Mabebasan adalah bentuk puisi bebas dalam sastra Bali yang menawarkan keleluasaan ekspresi bagi penyair. Tanpa terikat aturan tradisional, mabebasan memungkinkan penyair untuk mengeksplorasi berbagai tema dan gaya bahasa. Memahami dan mengapresiasi mabebasan adalah langkah penting dalam melestarikan dan mengembangkan sastra Bali di era modern.

Uji Pemahaman

#1
Perhatikan kutipan mabebasan berikut: Gunung Agung ngadeg gagah Saksi bisu kala purwa Nyalukin langit Bali Nanging… Apa yang paling mungkin menjadi kelanjutan yang paling tepat untuk melengkapi mabebasan di atas, dengan mempertimbangkan konteks dan gaya bahasa?
#2
Manakah dari pernyataan berikut yang BUKAN merupakan karakteristik utama dari mabebasan?
#3
Seorang siswa ingin menulis mabebasan tentang pengalamannya belajar daring. Tema apa yang paling relevan dan sesuai untuk dituangkan dalam puisinya?
#4
Mengapa mabebasan dianggap penting dalam perkembangan sastra Bali modern?
#5
Perhatikan judul-judul mabebasan berikut: (1) Pasar Badung, (2) Galungan, (3) Taman Ujung, (4) Kakawin Ramayana. Manakah yang paling mungkin berupa mabebasan?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal Bahasa Bali Kelas 12 lengkap.

Cari Soal