Kembali ke Katalog
SMP KELAS 7

Ragam Hias: Memperkaya Keindahan Budaya Kita! 😊📚

Pengenalan Ragam Hias: Kekayaan Budaya Bangsa! 😊📚

Halo, Sobat Seni Budaya! Pernahkah kalian melihat kain batik yang indah, ukiran kayu di pintu rumah adat, atau hiasan pada gerabah? Semua itu adalah contoh dari Ragam Hias. Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya diulang-ulang sehingga menjadi pola dalam suatu karya kerajinan atau seni. Tujuannya bukan hanya sekadar mempercantik, tetapi juga seringkali mengandung makna filosofis atau simbol tertentu dari kebudayaan setempat.

Memahami ragam hias itu seru lho! Kita bisa belajar tentang identitas dan kekayaan budaya bangsa kita yang luar biasa. Yuk, kita selami lebih dalam!

Mengenal Jenis-jenis Ragam Hias

Secara umum, ada beberapa jenis ragam hias yang sering kita temui:

  • Ragam Hias Flora (Tumbuhan): Ini adalah ragam hias yang menggunakan bentuk tumbuhan sebagai objek utama. Contohnya motif bunga, daun, akar, atau sulur-suluran. Bentuknya bisa disederhanakan (distilasi) atau diubah (deformasi) dari bentuk aslinya, tapi ciri khas tumbuhannya tetap terlihat.
  • Ragam Hias Fauna (Hewan): Ragam hias ini mengambil inspirasi dari bentuk-bentuk hewan, seperti burung, naga, ikan, atau hewan lainnya. Sama seperti flora, bentuknya seringkali tidak persis sama dengan aslinya, tapi sudah mengalami proses perubahan estetis.
  • Ragam Hias Geometris: Kalau yang ini, hiasannya terbentuk dari pola-pola atau bentuk-bentuk ilmu ukur, seperti garis lurus, zig-zag, spiral, lingkaran, segitiga, atau belah ketupat. Pola-pola ini sering diulang sehingga menciptakan kesan harmonis dan teratur.
  • Ragam Hias Figuratif (Manusia): Ragam hias jenis ini menggunakan objek manusia sebagai sumber inspirasinya. Bentuk figuratif biasanya digambarkan dengan penggayaan atau perubahan bentuk tertentu, namun tetap terlihat menyerupai wujud manusia. Contohnya motif topeng atau patung-patung kecil.

Teknik Menggambar Ragam Hias

Untuk menciptakan ragam hias, seniman biasanya menggunakan teknik-teknik tertentu. Dua teknik yang paling sering digunakan adalah:

  • Stilasi (Penyederhanaan): Ini adalah teknik mengubah bentuk asli objek (misalnya bunga atau burung) menjadi lebih sederhana dan memiliki nilai estetis baru, tanpa menghilangkan ciri khas bentuk aslinya. Jadi, kita masih bisa mengenali itu bunga, tapi sudah digayakan.
  • Deformasi (Pengubahan Bentuk): Teknik ini lebih ekstrem dalam mengubah bentuk asli objek. Bentuknya bisa diubah jauh dari aslinya, namun tetap mempertahankan esensi atau kesan dari objek tersebut.

Saat menggambar ragam hias, penting juga untuk memperhatikan prinsip keseimbangan (balance), kesatuan (unity), dan irama (rhythm) agar hasilnya indah dan harmonis.

Contoh Penerapan Ragam Hias dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam hias bisa kita temukan di mana-mana lho! 😊

  • Pada Kain: Contoh paling mudah adalah batik dan tenun. Setiap daerah di Indonesia punya motif ragam hias kain yang khas, dengan makna dan cerita di baliknya.
  • Pada Kayu: Ukiran-ukiran indah pada pintu rumah adat, perabot, atau topeng adalah bukti kekayaan ragam hias kayu. Daerah seperti Jepara atau Toraja sangat terkenal dengan ukirannya.
  • Pada Gerabah/Keramik: Vas bunga, piring, atau kendi sering dihias dengan ragam hias flora, fauna, atau geometris yang dilukis atau dicetak.
  • Pada Bangunan/Arsitektur: Coba perhatikan rumah-rumah adat kita. Tiang-tiang, dinding, atau atapnya sering dihiasi dengan ukiran atau pahatan ragam hias yang sarat makna.

Rangkuman: Mari Lestarikan Ragam Hias!

Ragam hias bukan sekadar hiasan kosong, melainkan cerminan dari pemikiran, kepercayaan, dan keindahan budaya nenek moyang kita. Sebagai generasi muda, kita punya peran penting untuk mempelajari, menghargai, dan bahkan menciptakan ragam hias baru agar warisan budaya ini tetap hidup dan terus berkembang. Siapa tahu, kalian bisa jadi desainer muda yang menciptakan ragam hias modern yang keren!

Terus semangat belajar dan berkarya ya! 📚✨

Uji Pemahaman

#1
Perhatikan motif batik dengan gambar kupu-kupu yang sayapnya dibuat memanjang dan badannya disederhanakan menjadi bentuk oval, namun kita masih bisa dengan jelas mengenali bahwa itu adalah kupu-kupu. Teknik menggambar ragam hias yang paling dominan digunakan pada motif tersebut adalah...
#2
Sebuah kain tenun tradisional dari daerah Sumba memiliki motif kuda yang gagah dan sering dipakai dalam upacara adat penting. Selain sebagai penambah keindahan, fungsi utama ragam hias kuda pada kain tenun tersebut bagi masyarakat Sumba adalah...
#3
Seorang perajin membuat kotak perhiasan dari kayu. Ia menghias permukaan kotak tersebut dengan ukiran berbentuk spiral dan zig-zag yang berulang, lalu di bagian tengahnya menambahkan motif daun pakis yang distilasi. Jenis ragam hias apa saja yang paling tepat menggambarkan ukiran pada kotak perhiasan tersebut?
#4
Bayangkan kamu diminta untuk mendesain motif ragam hias untuk sebuah kemasan produk makanan ringan modern. Agar produk terlihat menarik, relevan, dan tetap ada sentuhan budaya Indonesia, jenis ragam hias dan pendekatan apa yang paling efektif kamu pilih?
#5
Sebagai siswa kelas 7, kamu ingin ikut serta melestarikan ragam hias Indonesia. Salah satu cara kreatif yang paling berdampak dan sesuai dengan era digital saat ini adalah...

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal seni_budaya Kelas 7 lengkap.

Cari Soal