Kembali ke Katalog
SMP KELAS 9

Senam Rangkaian: Kombinasi Gerakan yang Harmonis

Pendahuluan Senam Rangkaian 😊📚

Halo, adik-adik semua! Pernahkah kalian melihat pesenam melakukan gerakan yang sangat indah dan mengalir tanpa putus? Itulah yang kita sebut Senam Rangkaian. Dalam pelajaran PJOK kali ini, kita akan belajar lebih dalam tentang bagaimana menggabungkan berbagai gerakan senam dasar menjadi satu rangkaian yang harmonis dan penuh makna. Siap? Mari kita mulai!

Penjelasan Inti: Apa Itu Senam Rangkaian?

Senam Rangkaian adalah gabungan dari beberapa gerakan senam dasar yang dilakukan secara berurutan dan berkesinambungan, sehingga membentuk satu kesatuan gerakan yang utuh. Tujuannya bukan hanya untuk menunjukkan keindahan, tetapi juga untuk melatih berbagai aspek kebugaran jasmani kalian, seperti:

  • Kekuatan otot
  • Kelenturan tubuh
  • Keseimbangan
  • Koordinasi antar bagian tubuh
  • Daya tahan tubuh

Agar sebuah rangkaian senam bisa terlihat indah dan efektif, ada beberapa prinsip dasar yang harus kalian perhatikan:

  • Kontinuitas (Kelancaran): Gerakan harus mengalir tanpa ada jeda yang terlalu lama atau terputus-putus. Satu gerakan selesai, langsung disambung ke gerakan berikutnya dengan mulus.
  • Harmonisasi (Kesesuaian): Setiap gerakan harus menyatu dan selaras satu sama lain. Transisi antar gerakan harus terlihat alami dan tidak kaku.
  • Variasi (Keragaman): Gunakan berbagai jenis gerakan dasar (lantai, lompat, keseimbangan, kekuatan) agar rangkaian tidak monoton dan lebih menarik.
  • Keindahan dan Ekspresi: Senam bukan hanya tentang gerakan fisik, tetapi juga bagaimana kalian mengekspresikan diri melalui gerakan tersebut.

Beberapa gerakan dasar yang sering dirangkai dalam senam antara lain:

  • Gerakan lantai: guling depan, guling belakang, sikap lilin, kayang.
  • Gerakan melompat: lompat kangkang, lompat jongkok.
  • Gerakan keseimbangan: sikap kapal terbang, berdiri satu kaki.
  • Gerakan kekuatan: push-up, sit-up (biasanya sebagai bagian transisi atau penguat).

Contoh Penerapan Senam Rangkaian

Membuat senam rangkaian bisa dimulai dari yang sederhana. Misalnya, kalian bisa mencoba rangkaian ini:

  1. Diawali dengan pemanasan yang cukup.
  2. Berdiri tegak, lalu lakukan guling depan.
  3. Setelah guling depan, langsung beralih ke posisi sikap lilin.
  4. Dari sikap lilin, perlahan kembali ke posisi duduk, lalu lanjutkan dengan kayang (jika sudah menguasai).
  5. Akhiri dengan berdiri tegak kembali dan pendinginan.

Kunci utama adalah bagaimana kalian berlatih transisi antar gerakan agar tidak terlihat kaku. Jangan takut mencoba dan mengkombinasikan gerakan lain yang sudah kalian kuasai. Mulailah dari rangkaian yang pendek, lalu perlahan tingkatkan panjang dan keragaman gerakannya.

Rangkuman Senam Rangkaian ✨

Jadi, Senam Rangkaian adalah seni menggabungkan gerakan dasar senam menjadi satu kesatuan yang indah dan mengalir. Dengan berlatih senam rangkaian, kalian tidak hanya melatih kekuatan dan kelenturan tubuh, tetapi juga meningkatkan koordinasi dan kreativitas. Ingat prinsip kontinuitas, harmonisasi, dan variasi ya! Teruslah berlatih dengan semangat dan disiplin. Sampai jumpa di pelajaran berikutnya! 😊📚

Uji Pemahaman

#1
Mengapa aspek "kontinuitas" menjadi salah satu prinsip paling krusial dalam senam rangkaian, terutama saat melakukan transisi dari satu gerakan ke gerakan lain?
#2
Seorang siswa mencoba merangkai gerakan guling depan, lalu langsung dilanjutkan dengan sikap kapal terbang, dan diakhiri dengan push-up. Jika siswa tersebut sering berhenti sejenak antara guling depan dan sikap kapal terbang, prinsip senam rangkaian manakah yang paling belum ia kuasai?
#3
Jika sebuah rangkaian senam hanya terdiri dari guling depan, guling belakang, dan sikap lilin, lalu diulang-ulang, apa dampak paling signifikan terhadap nilai senam rangkaian tersebut berdasarkan prinsip-prinsip yang ada?
#4
Dalam senam rangkaian, seorang pesenam perlu menunjukkan kemampuan menggabungkan gerakan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan. Mengapa integrasi ketiga elemen ini penting untuk menciptakan rangkaian yang komprehensif?
#5
Seorang guru PJOK meminta siswanya untuk membuat senam rangkaian dengan tema "Petualangan di Hutan". Siswa A membuat rangkaian yang dimulai dengan gerakan melompat seperti kelinci, lalu berguling seperti harimau, dan berakhir dengan sikap kapal terbang seperti burung. Sementara itu, Siswa B membuat rangkaian hanya dengan guling depan dan guling belakang. Manakah siswa yang menunjukkan pemahaman lebih baik tentang prinsip "harmonisasi" dan "variasi" dalam senam rangkaian?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal pjok Kelas 9 lengkap.

Cari Soal