Kembali ke Katalog
SMP KELAS 8

Mengenal Teorema Pythagoras: Rahasia Segitiga Siku-Siku!

Pendahuluan πŸ˜ŠπŸ“š

Halo, anak-anak hebat! Hari ini kita akan menjelajahi salah satu penemuan matematika paling terkenal dan berguna yang pernah ada, yaitu Teorema Pythagoras. Mungkin kalian pernah mendengar nama ini sebelumnya. Pythagoras bukanlah nama sebuah rumus, melainkan nama seorang matematikawan dan filsuf Yunani kuno yang sangat berjasa. Penemuannya ini sangat fundamental dan menjadi dasar banyak ilmu pengetahuan, terutama dalam geometri dan arsitektur.

Teorema Pythagoras adalah aturan emas yang berlaku khusus untuk segitiga siku-siku. Dengan teorema ini, kita bisa mencari tahu panjang salah satu sisi segitiga siku-siku jika dua sisi lainnya sudah diketahui. Penasaran? Yuk, kita mulai petualangan matematika kita!

Apa Itu Teorema Pythagoras?

Pertama, mari kita kenali dulu apa itu segitiga siku-siku. Segitiga siku-siku adalah segitiga yang salah satu sudutnya memiliki besar $9$0^\circ $ (siku-siku). Ada tiga sisi pada segitiga siku-siku:

  • Dua sisi yang membentuk sudut siku-siku disebut sisi tegak (atau kaki-kaki segitiga).
  • Sisi yang berada di depan sudut siku-siku dan merupakan sisi terpanjang disebut sisi miring (hipotenusa).

Nah, Teorema Pythagoras menyatakan bahwa:

β€œKuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sebuah segitiga siku-siku sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi-sisi tegaknya.”

Secara matematis, jika kita punya segitiga siku-siku dengan panjang sisi tegak $a$ dan $b$, serta panjang sisi miring $c$, maka rumusnya adalah:

$a^2$ + $b^2$ = $c^2$

Ingat ya, $c$ selalu merupakan sisi miring. Rumus ini hanya berlaku untuk segitiga siku-siku!

Bagaimana Cara Menggunakannya?

Menggunakan Teorema Pythagoras sangat mudah. Kalian bisa mencari salah satu sisi yang belum diketahui. Mari kita lihat contohnya:

  • Mencari sisi miring ($c$): Jika diketahui sisi tegak $a$ dan $b$.
    Contoh: Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi tegak 3 cm dan 4 cm. Berapa panjang sisi miringnya?
    Jawab: $a = 3$, $b = 4$. Maka $c^2$ = 3^2 + 4^2 = 9 + 16 = 25$. Jadi, $c = \sqrt{25} = 5$ cm.
  • Mencari salah satu sisi tegak ($a$ atau $b$): Jika diketahui sisi miring $c$ dan salah satu sisi tegak.
    Contoh: Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi miring 10 cm dan salah satu sisi tegaknya 6 cm. Berapa panjang sisi tegak lainnya?
    Jawab: $c = 10$, $a = 6$. Maka $10^2 = 6^2 + $b^2$ \Rightarrow 100 = 36 + $b^2$ \Rightarrow $b^2$ = 100 - 36 = 64$. Jadi, $b = \sqrt{64} = 8$ cm.

Mengenal Triple Pythagoras

Ada beberapa kelompok bilangan bulat yang memenuhi Teorema Pythagoras. Kelompok ini disebut Triple Pythagoras. Menghafal beberapa di antaranya bisa mempercepat perhitungan kalian! Beberapa Triple Pythagoras yang umum adalah:

  • (3, 4, 5)
  • (5, 12, 13)
  • (7, 24, 25)
  • (8, 15, 17)

Dan kelipatannya juga Triple Pythagoras, misalnya (6, 8, 10) adalah kelipatan dari (3, 4, 5).

Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari 🌍

Teorema Pythagoras tidak hanya ada di buku pelajaran, lho! Banyak sekali penerapannya dalam kehidupan sehari-hari:

  • Konstruksi Bangunan: Arsitek dan insinyur menggunakannya untuk memastikan sudut bangunan benar-benar siku-siku atau menghitung panjang diagonal penopang.
  • Tangga Bersandar di Dinding: Ketika kalian menyandarkan tangga ke dinding, tangga, dinding, dan lantai membentuk segitiga siku-siku. Kalian bisa menghitung ketinggian yang dicapai tangga atau jarak kaki tangga dari dinding.
  • Navigasi dan Peta: Untuk menghitung jarak terpendek antara dua titik pada peta (jika pergerakan hanya bisa secara horizontal dan vertikal).

Yuk, kita coba satu contoh lagi!

Contoh: Sebuah tiang bendera setinggi 8 meter roboh dan puncaknya menyentuh tanah pada jarak 6 meter dari pangkal tiang. Berapa panjang bagian tiang yang masih berdiri tegak?

Jawab: Ini adalah segitiga siku-siku. Sisi tegak pertama adalah jarak puncak ke pangkal (6 m), sisi tegak kedua adalah bagian tiang yang masih berdiri (misal $x$), dan sisi miring adalah panjang tiang yang roboh (yang juga merupakan panjang tiang bendera sebelum roboh, yaitu 8 m). Jadi, $6^2 + $x^2$ = 8^2 \Rightarrow 36 + $x^2$ = 64 \Rightarrow $x^2$ = 64 - 36 \Rightarrow $x^2$ = 28$. Maka $x = \sqrt{28} = \sqrt{4 \times 7} = 2\sqrt{7}$ meter.

Rangkuman Penting! πŸ“

  • Teorema Pythagoras hanya berlaku untuk segitiga siku-siku.
  • Rumusnya adalah $a^2$ + $b^2$ = $c^2$, di mana $c$ adalah sisi miring (terpanjang) dan $a, b$ adalah sisi tegak.
  • Kalian bisa mencari salah satu sisi yang belum diketahui dengan rumus ini.
  • Mengenali Triple Pythagoras bisa sangat membantu!

Semoga kalian sekarang lebih paham tentang Teorema Pythagoras, ya! Teruslah berlatih agar semakin mahir. Semangat belajar! ✨

Uji Pemahaman

#1
Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi tegak 8 cm dan 15 cm. Berapa panjang sisi miringnya?
#2
Sebuah tangga sepanjang 13 meter disandarkan pada tembok. Jarak kaki tangga ke tembok adalah 5 meter. Berapa tinggi tembok yang dicapai tangga?
#3
Ruang tamu berbentuk persegi panjang memiliki panjang 12 meter dan lebar 9 meter. Jika Pak Budi ingin memasang tali lampu hias secara diagonal dari satu sudut ke sudut berlawanan, berapa panjang tali minimal yang dibutuhkan?
#4
Sebuah taman berbentuk segitiga siku-siku memiliki keliling 24 meter. Jika panjang salah satu sisi tegaknya 6 meter dan sisi miringnya 10 meter, berapakah luas taman tersebut?
#5
Titik A berada di koordinat (2, 3) dan titik B berada di koordinat (7, 15) pada bidang Kartesius. Berapakah jarak antara titik A dan B?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal matematika Kelas 8 lengkap.

Cari Soal