Kembali ke Katalog
SMP KELAS 7

Interaksi Sosial: Memahami Hubungan Kita dengan Sesama 😊📚

Pendahuluan: Apa Itu Interaksi Sosial?

Halo, Adik-adik kelas 7! Pernahkah kalian memerhatikan bagaimana kita sehari-hari selalu berhubungan dengan orang lain? Misalnya, saat kalian berbicara dengan teman di sekolah, membantu orang tua di rumah, atau bahkan sekadar tersenyum kepada tetangga. Semua itu adalah bagian dari interaksi sosial. Interaksi sosial adalah kunci utama agar kita bisa hidup berdampingan dan masyarakat bisa berjalan dengan baik. Mari kita pelajari lebih lanjut! 😊

Penjelasan Inti: Mengenal Lebih Dekat Interaksi Sosial

Definisi Interaksi Sosial
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok, yang saling memengaruhi satu sama lain. Intinya, ada aksi dan reaksi antarpihak.

Ciri-ciri Interaksi Sosial:

  • Pelaku lebih dari satu orang: Tidak mungkin berinteraksi sendiri.
  • Ada komunikasi: Bisa berupa bahasa verbal (bicara) atau nonverbal (isyarat, mimik wajah).
  • Ada dimensi waktu: Terjadi di masa lalu, sekarang, atau akan datang.
  • Memiliki tujuan: Setiap interaksi pasti punya maksud, walau tidak selalu disadari.

Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial:
Ada dua syarat utama agar interaksi sosial bisa terjadi:

  • Kontak Sosial: Ini bukan hanya bersentuhan fisik, ya. Kontak sosial bisa langsung (bertemu muka) atau tidak langsung (lewat telepon, surat, media sosial). Ini adalah langkah awal terjadinya interaksi.
  • Komunikasi: Setelah ada kontak, harus ada penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain, yang kemudian direspon. Pesan ini bisa berupa informasi, perasaan, atau gagasan.

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial:
Interaksi sosial terbagi menjadi dua bentuk besar:

1. Proses Asosiatif (Mendekat dan Membangun): Ini adalah bentuk interaksi yang mengarah pada kerja sama, persatuan, dan peningkatan hubungan baik.

  • Kerja Sama (Cooperation): Usaha bersama untuk mencapai tujuan tertentu. Contoh: Gotong royong membersihkan kelas.
  • Akomodasi (Accommodation): Upaya untuk menyelesaikan konflik atau meredakan pertentangan. Contoh: Mediasi dalam perselisihan antar teman.
  • Asimilasi (Assimilation): Percampuran dua kebudayaan atau lebih yang menghasilkan kebudayaan baru, di mana ciri khas kebudayaan lama melebur. Contoh: Makanan khas Indonesia yang bercampur pengaruh kuliner asing.
  • Akulturasi (Acculturation): Percampuran dua kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas kebudayaan asli. Contoh: Masjid dengan arsitektur Hindu-Jawa.

2. Proses Disosiatif (Menjauh dan Merusak): Ini adalah bentuk interaksi yang mengarah pada perpecahan, pertentangan, atau konflik.

  • Persaingan (Competition): Usaha mencapai tujuan dengan bersaing secara sehat. Contoh: Lomba cerdas cermat antar kelas.
  • Kontravensi (Contravention): Sikap tidak suka yang disembunyikan, ragu-ragu, atau penolakan yang tidak terang-terangan. Contoh: Menyindir teman atau gosip.
  • Konflik (Conflict): Pertentangan terbuka karena perbedaan kepentingan atau pandangan yang ekstrem. Contoh: Perkelahian antar pelajar.

Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

📚 Contoh interaksi asosiatif:

  • Saat tim bola voli di sekolah bekerja sama untuk memenangkan pertandingan.
  • Musyawarah di lingkungan rumah untuk memutuskan jadwal ronda.
  • Pembelajaran kelompok di kelas untuk menyelesaikan tugas IPS.

📚 Contoh interaksi disosiatif:

  • Dua toko yang bersaing ketat dalam memberikan diskon kepada pelanggan.
  • Diskusi atau debat yang memanas antar kelompok karena perbedaan pendapat.
  • Perkelahian di jalan yang melibatkan dua individu atau lebih.

Rangkuman

Interaksi sosial adalah dasar dari kehidupan bermasyarakat. Melalui kontak sosial dan komunikasi, kita menjalin hubungan yang bisa bersifat asosiatif (membangun) seperti kerja sama, atau disosiatif (berpotensi memecah belah) seperti persaingan atau konflik. Memahami interaksi sosial membantu kita menjadi warga masyarakat yang lebih baik dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. Jadi, mari kita berinteraksi secara positif! 😊

Uji Pemahaman

#1
Di sebuah lingkungan perumahan, warga sepakat untuk mengadakan kerja bakti membersihkan selokan dan taman bersama-sama setiap hari Minggu pertama. Jika ada warga yang berbeda pendapat mengenai cara pembersihan, mereka akan mengadakan musyawarah untuk mencari jalan keluar terbaik. Bentuk interaksi sosial yang dominan terjadi pada deskripsi di atas adalah...
#2
Sekelompok siswa kelas 7 sedang berdiskusi untuk mempersiapkan presentasi IPS. Meskipun awalnya ada perbedaan pendapat yang cukup tajam, mereka berhasil menemukan kesepakatan setelah mendengarkan argumen masing-masing dan berkompromi. Tindakan kompromi yang mereka lakukan merupakan contoh nyata dari salah satu syarat interaksi sosial yang penting, yaitu...
#3
Indonesia adalah negara dengan beragam suku dan budaya. Banyak tradisi lokal yang telah berpadu dengan pengaruh budaya luar, misalnya penggunaan alat musik modern dalam musik tradisional atau pembangunan masjid dengan arsitektur perpaduan gaya lokal dan Timur Tengah. Proses ini menunjukkan adanya bentuk interaksi sosial...
#4
Di sebuah desa, terjadi perselisihan antar dua keluarga mengenai batas tanah. Ketegangan semakin meningkat dan dikhawatirkan akan memicu konflik yang lebih besar. Kepala desa kemudian berinisiatif untuk mengumpulkan kedua keluarga tersebut dan membantu mereka mencari titik temu. Peran kepala desa dalam menyelesaikan masalah ini adalah contoh dari bentuk interaksi sosial...
#5
Seorang siswa baru pindah ke sekolah dan merasa kesulitan untuk berinteraksi dengan teman-teman barunya. Ia cenderung menyendiri dan jarang berbicara, meskipun ia sebenarnya ingin memiliki teman. Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa ada upaya dari siswa tersebut atau lingkungannya untuk mengubahnya, dampak negatif apa yang paling mungkin terjadi pada siswa tersebut dalam konteks interaksi sosial?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal ips Kelas 7 lengkap.

Cari Soal