Kembali ke Katalog
SMA KELAS 10

Hukum Newton: Landasan Mekanika Klasik

Pendahuluan

Selamat datang di dunia Hukum Newton, fondasi dari mekanika klasik! Hukum-hukum ini, dirumuskan oleh Sir Isaac Newton pada abad ke-17, menjelaskan hubungan antara gaya dan gerak. Memahami Hukum Newton memungkinkan kita menganalisis dan memprediksi bagaimana benda bergerak dalam berbagai situasi.

Konsep Utama

Ada tiga Hukum Newton yang perlu kita pahami:

  • Hukum I Newton (Hukum Kelembaman): Benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan kecuali jika dipengaruhi oleh gaya luar. Secara matematis, $\Sigma F = 0$ berarti $a = 0$.
  • Hukum II Newton: Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massa benda. Rumusnya adalah $F = ma$, di mana $F$ adalah gaya total, $m$ adalah massa, dan $a$ adalah percepatan.
  • Hukum III Newton (Aksi-Reaksi): Setiap aksi akan selalu menimbulkan reaksi yang sama besar dan berlawanan arah. Jika benda A memberikan gaya pada benda B ($F_{AB}$), maka benda B akan memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah pada benda A ($F_{BA}$). Jadi, $F_{AB} = -F_{BA}$.

Analisis dan Penerapan

Hukum I Newton: Contohnya adalah ketika kita berada di dalam mobil yang bergerak. Saat mobil direm mendadak, tubuh kita cenderung terdorong ke depan karena mempertahankan keadaan geraknya.

Hukum II Newton: Bayangkan mendorong sebuah troli belanja. Semakin besar gaya yang kita berikan, semakin cepat troli tersebut berakselerasi. Semakin berat troli, semakin lambat akselerasinya untuk gaya yang sama.

Hukum III Newton: Saat kita berjalan, kaki kita mendorong bumi ke belakang (aksi), dan bumi mendorong kaki kita ke depan (reaksi), memungkinkan kita untuk maju.

Rangkuman

Hukum Newton adalah pilar penting dalam fisika. Hukum-hukum ini memberikan kerangka kerja untuk memahami bagaimana gaya memengaruhi gerak benda. Memahami Hukum Newton memungkinkan kita untuk memprediksi dan mengendalikan gerak dalam berbagai aplikasi, mulai dari olahraga hingga rekayasa.

Uji Pemahaman

#1
Sebuah balok bermassa 5 kg ditarik dengan gaya 20 N membentuk sudut 37^ c terhadap horizontal. Jika koefisien gesek kinetik antara balok dan lantai adalah 0.2, percepatan balok tersebut adalah... ($\sin $37^\circ $= 0.6$, $\cos $37^\circ $= 0.8$, $g = 10 m/s^2$)
#2
Dua buah balok, A (3 kg) dan B (2 kg), dihubungkan dengan tali dan ditarik oleh gaya horizontal F = 10 N di atas permukaan yang licin. Tegangan tali antara balok A dan B adalah...
#3
Sebuah benda bermassa 2 kg meluncur menuruni bidang miring dengan sudut kemiringan 30^ c terhadap horizontal. Jika koefisien gesek kinetik antara benda dan bidang miring adalah 0.1, percepatan benda tersebut adalah... ($\sin $30^\circ $= 0.5$, $\cos $30^\circ $= 0.87$, $g = 10 m/s^2$)
#4
Sebuah lift dengan massa 500 kg bergerak ke atas dengan percepatan 2 m/s². Tegangan tali yang menarik lift tersebut adalah...
#5
Dua buah benda, masing-masing bermassa $m_1$ dan $m_2$, dihubungkan dengan tali melalui sebuah katrol yang licin. Jika $m_1 > m_2$, percepatan sistem tersebut adalah...

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal Fisika Kelas 10 lengkap.

Cari Soal