Kembali ke Katalog
SMA KELAS 10

Budidaya Tanaman Hias: Merangkai Keindahan dari Tanganmu

Bab 3: Budidaya Tanaman Hias - Merangkai Keindahan dari Tanganmu

Selamat datang di dunia hijau yang penuh pesona! Dalam bab ini, kita akan menjelajahi seni dan ilmu di balik budidaya tanaman hias. Tanaman hias bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menawarkan potensi ekonomi yang menjanjikan. Mari kita mulai petualangan menanam dan menciptakan keindahan!

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengidentifikasi berbagai jenis tanaman hias dan karakteristiknya.
  • Memahami prinsip dasar dan tahapan budidaya tanaman hias.
  • Menguasai teknik dasar penanaman, pemeliharaan, dan perawatan tanaman hias.
  • Menganalisis potensi wirausaha dari budidaya tanaman hias.
  • Menerapkan prinsip keberlanjutan dan keselamatan kerja dalam budidaya.

Materi Pokok

1. Mengenal Tanaman Hias

Tanaman hias adalah semua jenis tumbuhan yang ditanam dengan tujuan sebagai penghias atau penambah estetika suatu ruang atau lingkungan. Fungsinya beragam, mulai dari penghias ruangan, taman, penyejuk udara, hingga sebagai penunjang kesehatan (misalnya, beberapa tanaman dapat memurnikan udara).

Jenis-jenis Tanaman Hias:

  • Tanaman Hias Daun: Aglonema, Monstera, Calathea, Sirih Gading.
  • Tanaman Hias Bunga: Anggrek, Mawar, Melati, Kamboja, Geranium.
  • Tanaman Hias Buah/Umbi: Buah Naga Mini, Ubi Jalar Ungu (varian hias).
  • Tanaman Hias Akar/Batang Unik: Adenium, Kaktus, Sukulen.

2. Perencanaan Budidaya Tanaman Hias

Sebelum memulai, perencanaan yang matang sangat penting:

  • Pemilihan Jenis Tanaman: Sesuaikan dengan iklim, ketersediaan lahan, dan tujuan (misal: hiasan indoor/outdoor, komersial).
  • Pemilihan Lokasi: Pertimbangkan intensitas cahaya matahari, sirkulasi udara, dan aksesibilitas air.
  • Penyiapan Alat dan Bahan:
    • Alat: Sekop kecil, garpu taman, gunting pangkas, pot/polybag, gembor/selang air.
    • Bahan: Bibit/benih, media tanam (tanah, kompos, sekam bakar), pupuk (organik/anorganik), pestisida/fungisida alami (jika perlu).

3. Teknik Budidaya Tanaman Hias

a. Perbanyakan Tanaman

  • Generatif (biji): Untuk tanaman yang memiliki bunga dan menghasilkan biji. Contoh: Cosmos, Marigold.
  • Vegetatif:
    • Stek: Memotong bagian batang/daun lalu menanamnya. Contoh: Mawar, Aglonema, Sirih Gading.
    • Cangkok: Mengelupas kulit batang, membungkusnya dengan media tanam, hingga berakar. Contoh: Bougenville, Jambu air (untuk varian hias).
    • Pembelahan Rumpun: Memisahkan anakan dari induknya. Contoh: Calathea, Lidah Mertua.

b. Penyiapan Media Tanam

Media tanam yang baik harus gembur, porous, mampu menahan air, dan kaya nutrisi. Campuran umum: Tanah subur, pupuk kandang/kompos, sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1 atau disesuaikan.

c. Penanaman

  • Pindahkan bibit dengan hati-hati ke pot atau lahan yang sudah disiapkan.
  • Pastikan akar tidak rusak.
  • Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang.
  • Siram segera setelah penanaman.

d. Pemeliharaan

  • Penyiraman: Sesuai kebutuhan tanaman, jangan terlalu basah atau kering. Pagi atau sore hari adalah waktu terbaik.
  • Pemupukan: Berikan pupuk secara teratur (sesuai dosis) untuk menunjang pertumbuhan dan kesuburan.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit:
    • Lakukan pengamatan rutin.
    • Gunakan pestisida/fungisida alami (misalnya, air rendaman tembakau, larutan bawang putih) jika serangan ringan.
    • Buang bagian tanaman yang terserang.
  • Pemangkasan: Membuang daun atau cabang yang kering/tua untuk merangsang pertumbuhan baru dan membentuk estetika.
  • Penyiangan: Membersihkan gulma atau tanaman liar di sekitar tanaman hias.

4. Pascapanen dan Pemasaran Sederhana

Setelah tanaman hias tumbuh optimal, Anda bisa:

  • Menyajikannya di rumah atau taman.
  • Menjualnya secara langsung ke tetangga, teman, atau pasar daring sederhana.
  • Mengemasnya dengan menarik untuk meningkatkan nilai jual.

5. Aspek Kewirausahaan dan Keberlanjutan

  • Wirausaha: Budidaya tanaman hias memiliki potensi besar untuk menjadi sumber penghasilan. Dengan kreativitas dan inovasi (misalnya, menciptakan desain taman mini, buket bunga kering, atau terrarium), nilai jual bisa meningkat.
  • Keberlanjutan: Terapkan praktik ramah lingkungan seperti penggunaan pupuk organik, pestisida alami, daur ulang pot, dan penghematan air.

Proyek Mini: "My Own Green Corner"

  1. Pilih 2-3 jenis tanaman hias yang menarik minatmu dan mudah didapatkan.
  2. Rencanakan lokasi penanaman (bisa di pot kecil, sudut kamar, atau taman mini).
  3. Siapkan alat dan bahan.
  4. Lakukan budidaya sesuai teknik yang telah dipelajari.
  5. Dokumentasikan setiap tahapan (foto/video pendek) dan buat laporan singkat mengenai tantangan serta solusi yang kamu temukan.
  6. Sajikan hasil kreasimu dan ceritakan pengalamanmu di depan kelas!

Evaluasi Diri

  • Apa saja yang kamu pelajari dari bab ini?
  • Teknik budidaya mana yang menurutmu paling menantang dan mengapa?
  • Bagaimana kamu bisa mengembangkan hobi budidaya tanaman hias menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain atau lingkungan?

Rangkuman

Budidaya tanaman hias adalah kegiatan menanam dan merawat berbagai jenis tumbuhan untuk tujuan estetika dan ekonomi. Tahapannya meliputi perencanaan, perbanyakan, penanaman, pemeliharaan (penyiraman, pemupukan, pengendalian hama, pemangkasan), hingga pemasaran. Dengan menerapkan teknik yang tepat dan prinsip keberlanjutan, kita dapat menciptakan keindahan sekaligus membuka peluang wirausaha.

Kata Kunci:

Tanaman Hias, Budidaya, Perbanyakan, Pemeliharaan, Wirausaha, Kurikulum Merdeka, Prakarya SMA.

Uji Pemahaman

#1
Media tanam yang paling sesuai untuk mendukung pertumbuhan optimal sebagian besar tanaman hias pot adalah campuran yang memiliki sifat drainase baik dan kaya nutrisi. Kombinasi bahan apa yang paling ideal untuk tujuan tersebut?
#2
Salah satu teknik perbanyakan tanaman hias secara vegetatif yang efektif untuk menghasilkan anakan dengan sifat genetik identik dengan induknya, sering digunakan pada tanaman seperti mawar dan pucuk merah, adalah...
#3
Pemangkasan (pruning) merupakan bagian penting dari perawatan tanaman hias. Tujuan utama dari pemangkasan pada tanaman hias adalah...
#4
Dalam konteks 'Merangkai Keindahan', pemilihan dan penataan tanaman hias agar terlihat harmonis dan menarik memiliki prinsip-prinsip tertentu. Prinsip desain estetika yang paling fundamental dalam merangkai tanaman hias adalah...
#5
Ketika tanaman hias menunjukkan gejala daun layu terkulai, kehilangan kekakuan, dan kadang diikuti dengan daun mengering dari tepi ke tengah, ini paling sering mengindikasikan masalah...

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal prakarya Kelas 10 lengkap.

Cari Soal