Kembali ke Katalog
SMA KELAS 12

Hukum Mendel: Dasar Genetika yang Mengubah Dunia

Pendahuluan

Selamat datang di dunia genetika! Hukum Mendel, yang ditemukan oleh Gregor Mendel pada abad ke-19, adalah fondasi dari pemahaman kita tentang bagaimana sifat-sifat diwariskan dari generasi ke generasi. Mari kita selami lebih dalam konsep-konsep penting ini.

Konsep Utama Hukum Mendel

Hukum Mendel terdiri dari dua prinsip utama:

  1. Hukum Segregasi (Pemisahan): Setiap individu memiliki dua salinan (alel) untuk setiap gen. Selama pembentukan gamet (sel sperma dan sel telur), alel-alel ini akan berpisah sehingga setiap gamet hanya menerima satu alel untuk setiap gen. Proses ini memastikan variasi genetik dalam keturunan.
  2. Hukum Asortasi Bebas (Pengelompokan Bebas): Alel-alel dari gen yang berbeda akan memisah dan mengelompok secara independen satu sama lain selama pembentukan gamet. Artinya, pewarisan satu sifat tidak memengaruhi pewarisan sifat lainnya, asalkan gen-gen tersebut terletak pada kromosom yang berbeda atau berjauhan pada kromosom yang sama.

Istilah Penting:

  • Gen: Unit dasar pewarisan sifat.
  • Alel: Variasi dari sebuah gen. Contoh: Alel untuk warna bunga bisa ungu atau putih.
  • Genotip: Kombinasi alel yang dimiliki individu (misalnya, $AA$, $Aa$, $aa$).
  • Fenotip: Sifat yang tampak pada individu (misalnya, warna bunga ungu).
  • Dominan: Alel yang menutupi ekspresi alel lain (resesif).
  • Resesif: Alel yang ekspresinya tertutupi oleh alel dominan.
  • Homozygous: Memiliki dua alel yang sama untuk suatu gen (misalnya, $AA$ atau $aa$).
  • Heterozygous: Memiliki dua alel yang berbeda untuk suatu gen (misalnya, $Aa$).

Analisis dan Penerapan Hukum Mendel

Mari kita lihat bagaimana hukum Mendel diterapkan dalam persilangan sederhana:

Persilangan Monohibrid: Persilangan yang melibatkan satu sifat.

Contoh: Persilangan antara tanaman kacang ercis berbunga ungu ($PP$) dengan tanaman kacang ercis berbunga putih ($pp$).

Generasi Parental (P): $PP$ (ungu) x $pp$ (putih)

Gamet: $P$ dan $p$

Generasi F1: $Pp$ (semua ungu, karena ungu dominan terhadap putih)

Jika F1 disilangkan sesamanya ($Pp$ x $Pp$):

Gamet: $P$, $p$ dan $P$, $p$

Generasi F2: $PP$, $Pp$, $Pp$, $pp$

Rasio Genotip F2: 1 $PP$ : 2 $Pp$ : 1 $pp$

Rasio Fenotip F2: 3 Ungu : 1 Putih

Persilangan Dihibrid: Persilangan yang melibatkan dua sifat.

Contoh: Persilangan antara tanaman kacang ercis berbiji bulat kuning ($RRYY$) dengan tanaman kacang ercis berbiji keriput hijau ($rryy$).

Generasi Parental (P): $RRYY$ (bulat kuning) x $rryy$ (keriput hijau)

Gamet: $RY$ dan $ry$

Generasi F1: $RrYy$ (semua bulat kuning, karena bulat dan kuning dominan)

Jika F1 disilangkan sesamanya ($RrYy$ x $RrYy$):

Gamet: $RY$, $Ry$, $rY$, $ry$ dan $RY$, $Ry$, $rY$, $ry$

Generasi F2: Akan menghasilkan 16 kombinasi dengan rasio fenotip 9:3:3:1 (9 bulat kuning, 3 bulat hijau, 3 keriput kuning, 1 keriput hijau).

Rangkuman

Hukum Mendel adalah dasar dari genetika modern. Hukum Segregasi dan Asortasi Bebas menjelaskan bagaimana sifat-sifat diwariskan dan menghasilkan variasi genetik. Memahami konsep-konsep ini penting untuk mempelajari genetika lebih lanjut, termasuk pewarisan sifat pada manusia, rekayasa genetika, dan evolusi.

Uji Pemahaman

#1
Seorang petani menyilangkan tanaman tomat buah besar (BB) dengan tanaman tomat buah kecil (bb). Semua keturunan pertama (F1) menghasilkan tanaman tomat buah sedang (Bb). Jika F1 disilangkan sesamanya, berapa persentase tanaman tomat buah besar yang diharapkan pada generasi F2?
#2
Pada tanaman ercis, alel untuk biji bulat (R) dominan terhadap alel untuk biji keriput (r). Jika suatu tanaman ercis heterozigot bulat disilangkan dengan tanaman ercis keriput, berapa peluang keturunannya memiliki fenotip keriput?
#3
Seorang individu memiliki genotip AaBb. Berapa banyak jenis gamet yang berbeda yang dapat dihasilkan oleh individu ini, dengan asumsi gen A dan B berada pada kromosom yang berbeda?
#4
Pada suatu spesies burung, warna bulu dikendalikan oleh satu gen dengan dua alel: C^B (hitam) dan C^W (putih). Burung heterozigot (C^B C^W) memiliki bulu belang (hitam dan putih). Jika dua burung belang disilangkan, berapa persentase keturunan yang diharapkan memiliki bulu putih?
#5
Penyakit Huntington adalah penyakit genetik dominan. Jika seorang pria heterozigot untuk penyakit Huntington (Hh) menikah dengan seorang wanita yang tidak memiliki penyakit tersebut (hh), berapa peluang anak mereka mewarisi penyakit Huntington?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal Biologi Kelas 12 lengkap.

Cari Soal