Kembali ke Katalog
SMP KELAS 9

Melestarikan Budaya Madura Melalui Pidato: Mari Belajar Berpidato Madura!

Pendahuluan 😊📚

Halo, para siswa kelas 9! Selamat datang di pelajaran Bahasa Madura yang menyenangkan ini. Hari ini kita akan membahas salah satu bentuk komunikasi lisan yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu pidato. Dalam budaya Madura, pidato bukan hanya sekadar berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan, menjaga adat, dan mempererat tali silaturahmi. Pernahkah kalian melihat orang berpidato dalam acara pernikahan, peringatan hari besar, atau di sekolah? Nah, itulah yang akan kita pelajari hari ini!

Apa Itu Pidato Madura?

Secara umum, pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum untuk menyampaikan gagasan, informasi, atau pernyataan dengan tujuan tertentu. Dalam konteks Bahasa Madura, yang kita sebut sebagai Pidato Madura adalah pidato yang disampaikan menggunakan Bahasa Madura, dengan memperhatikan kaidah bahasa, etika, dan budaya Madura. Tujuannya bisa bermacam-macam, seperti:

  • Menginformasikan (ngabari)
  • Mempengaruhi (abujuk)
  • Menghibur (ngalombang)
  • Meyakinkan (ma' yakin)

Struktur Pidato Madura 🗣️

Sebuah pidato yang baik biasanya memiliki struktur yang jelas agar mudah dipahami oleh pendengar. Struktur pidato Madura umumnya sama dengan struktur pidato pada umumnya, yaitu:

  • 1. Pambuka (Pembukaan): Bagian ini berisi salam pembuka (contoh: "Assalamualaikum Wr. Wb.", "Salam Sejahtera"), ucapan terima kasih kepada hadirin, dan penghormatan kepada para tokoh yang hadir. Pembukaan juga bisa berisi sedikit pengantar tentang topik yang akan disampaikan.
  • 2. Isi (Essè): Ini adalah bagian inti pidato di mana orator (orang yang berpidato) menyampaikan gagasan, informasi, atau pesan utama. Pastikan isi pidato jelas, logis, dan mudah dimengerti. Gunakan argumen atau contoh yang relevan.
  • 3. Panutop (Penutup): Bagian ini berisi kesimpulan dari apa yang telah disampaikan, permohonan maaf jika ada salah kata, ucapan terima kasih sekali lagi, dan diakhiri dengan salam penutup (contoh: "Wassalamualaikum Wr. Wb.", "Mator sakalangkong").

Unsur Penting dalam Pidato Madura ✨

Agar pidato kalian berkesan dan berhasil, perhatikan unsur-unsur berikut:

  • Basa (Bahasa): Gunakan Bahasa Madura yang baik dan benar sesuai dengan konteks dan lawan bicara. Ingat, dalam Bahasa Madura ada tingkatan bahasa (undha-undhâ basa) seperti engghet-bhungso (paling halus), alos (halus), tengnga (sedang), dan kasar (kasar). Pilihlah tingkatan bahasa yang tepat agar tidak menyinggung pendengar.
  • Sora (Suara/Intonasi): Bicaralah dengan jelas, volume yang cukup, dan intonasi yang bervariasi agar pendengar tidak bosan. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat.
  • Sikap (Gestur/Mimik): Gunakan gerak tubuh dan ekspresi wajah yang sesuai untuk mendukung pesan yang disampaikan. Kontak mata dengan pendengar juga sangat penting untuk menunjukkan kepercayaan diri dan kedekatan.
  • Kaparcayaan (Kepercayaan Diri): Berlatihlah secara rutin agar kalian lebih percaya diri saat berpidato. Rasa percaya diri akan membuat pidato kalian lebih meyakinkan.

Contoh Penerapan Singkat 📝

Bayangkan kalian diminta berpidato dalam acara perpisahan sekolah. Kalian bisa memulai dengan Pambuka yang menghormati guru dan teman-teman, lalu menyampaikan Isi tentang kenangan indah dan harapan masa depan, dan diakhiri dengan Panutop permohonan maaf dan terima kasih. Ingat, gunakan Bahasa Madura yang alos atau tengnga.

Contoh Pambuka:

"Assalamualaikum Wr. Wb. Kaulâ saèra sadhâjâ ghuru èngghi panèka, sarta sadhâjâ tèmân-tèmân se kaulâ cintai. Mator sakalangkong sadhâjâna sè ampon rabu è acara panèka." (Assalamualaikum Wr. Wb. Yang terhormat Bapak/Ibu guru sekalian, serta teman-teman yang saya cintai. Terima kasih semuanya yang sudah hadir di acara ini.)

Rangkuman 💡

Pidato Madura adalah keterampilan penting yang menggabungkan kemampuan berbicara dengan pemahaman budaya. Dengan memahami struktur, unsur penting, dan terus berlatih, kalian pasti bisa menjadi orator yang hebat. Ingatlah untuk selalu menghargai budaya dan bahasa kita sendiri. Terus semangat belajar, ya! 😊

Uji Pemahaman

#1
Dina akan berpidato di acara peringatan Hari Kemerdekaan di desanya. Dalam pidatonya, ia ingin menyampaikan pesan persatuan dan pentingnya menjaga kebhinekaan. Mengingat sebagian besar hadirin adalah orang tua dan tokoh masyarakat, tingkatan Bahasa Madura yang paling tepat untuk digunakan Dina adalah...
#2
Seorang orator Madura sedang menyampaikan pidato. Setelah mengucap salam pembuka dan menghormati para hadirin, ia mulai menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan desa. Menurut struktur pidato yang benar, bagian yang sedang disampaikan orator tersebut adalah...
#3
Pak Budi berpidato dengan suara yang monoton, tanpa variasi intonasi, dan sering menatap kertas naskah pidatonya. Akibatnya, beberapa pendengar terlihat bosan dan kurang fokus. Faktor apa yang paling mungkin menyebabkan kurangnya efektivitas pidato Pak Budi berdasarkan deskripsi tersebut?
#4
Rani ingin membuat pidato tentang pentingnya melestarikan seni tradisional Madura. Agar pidatonya tidak hanya informatif tetapi juga menginspirasi kaum muda, ia harus memperhatikan beberapa hal. Manakah kombinasi unsur yang paling krusial untuk mencapai tujuan Rani tersebut?
#5
Dalam sebuah acara adat di Madura, seseorang berpidato menggunakan Bahasa Madura tingkatan "kasar" meskipun audiensnya adalah para sesepuh dan tokoh masyarakat desa. Apa dampak yang mungkin timbul dari penggunaan tingkatan bahasa tersebut dalam konteks budaya Madura?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal bahasa_madura Kelas 9 lengkap.

Cari Soal