Kembali ke Katalog
SMP KELAS 7

Aku Citra Allah: Keindahan Diriku dan Sesama 😊📚

Pendahuluan

Halo anak-anak kelas 7! Hari ini kita akan belajar tentang topik yang sangat penting dan indah: "Aku Citra Allah". Pernahkah kalian bertanya, mengapa kita diciptakan? Apa yang membuat kita istimewa? Nah, dalam pelajaran ini, kita akan menemukan jawabannya. Kita semua diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, artinya kita membawa sebagian kecil dari keagungan-Nya dalam diri kita!

Penjelasan Inti: Apa Itu "Citra Allah"?

Konsep "Aku Citra Allah" berasal dari Kitab Suci, khususnya Kejadian 1:26-27, yang mengatakan bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Lalu, apa saja ciri-ciri kita sebagai citra Allah?

  • Akal Budi dan Kebebasan Berkehendak: Kita mampu berpikir, memutuskan, dan memilih. Ini adalah karunia istimewa yang tidak dimiliki makhluk lain. Kita bisa membedakan yang baik dan yang buruk, serta bertanggung jawab atas pilihan kita.
  • Mampu Mencintai: Allah adalah Kasih. Sebagai citra-Nya, kita juga diciptakan untuk mencintai. Kita bisa mencintai Allah, keluarga, teman, bahkan sesama manusia yang tidak kita kenal. Kasih inilah yang mendorong kita untuk berbuat baik.
  • Mampu Berelasi: Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, tidak sendirian. Kita bisa menjalin hubungan baik dengan Tuhan dan sesama. Ini mencerminkan Allah Tritunggal Mahakudus yang adalah persekutuan kasih (Bapa, Putra, dan Roh Kudus).
  • Bermartabat Luhur: Setiap manusia memiliki martabat yang tinggi dan tak ternilai karena kita adalah ciptaan Allah yang paling sempurna. Martabat ini tidak bisa diambil oleh siapapun, bahkan ketika kita melakukan kesalahan.
  • Diberi Tanggung Jawab atas Ciptaan Lain: Allah menyerahkan bumi dan segala isinya kepada kita untuk dikelola dan dirawat. Kita dipanggil untuk menjadi penjaga ciptaan-Nya, bukan perusak.

Ingat ya, menjadi citra Allah bukan berarti rupa kita sama persis dengan Allah secara fisik, melainkan dalam hal sifat-sifat rohani dan kemampuan yang mendekati keilahian-Nya, seperti akal budi, kehendak bebas, dan kemampuan mencintai.

Contoh Penerapan dalam Hidup Sehari-hari:

Bagaimana kita bisa menghidupi panggilan sebagai citra Allah dalam keseharian?

  • Menghargai Diri Sendiri: Sadarilah bahwa kalian berharga di mata Tuhan. Jaga kesehatan, belajar dengan rajin, dan kembangkan bakat yang kalian miliki. Hindari hal-hal yang merusak diri.
  • Menghormati Sesama: Karena setiap orang adalah citra Allah, maka setiap orang punya martabat yang sama. Hindari mengejek, membully, atau merendahkan orang lain. Perlakukan semua orang dengan kasih dan hormat, tanpa memandang suku, agama, atau status sosial.
  • Menjaga Lingkungan: Allah memberi kita bumi ini untuk diolah dan dipelihara. Mari kita buang sampah pada tempatnya, hemat air dan listrik, serta menanam pohon.
  • Bertanggung Jawab: Lakukan tugas dan kewajibanmu sebagai pelajar, anak, atau anggota masyarakat dengan sungguh-sungguh. Pertanggungjawabkan setiap pilihanmu.
  • Mengasihi Tuhan: Tunjukkan kasihmu kepada Tuhan melalui doa, membaca Kitab Suci, dan mengikuti ibadat. Dengan begitu, kita semakin mengenal dan mendekati Dia.

Rangkuman:

Jadi, pelajaran kita hari ini mengajarkan bahwa kita semua adalah ciptaan Allah yang istimewa, membawa citra-Nya dalam diri kita. Ini berarti kita memiliki akal budi, kehendak bebas, kemampuan mencintai, martabat luhur, dan tanggung jawab atas ciptaan. Dengan menyadari ini, kita dipanggil untuk menghargai diri sendiri, menghormati sesama, menjaga lingkungan, dan mengasihi Tuhan. Mari kita hidupkan anugerah ini setiap hari! Semangat ya! 😊

Uji Pemahaman

#1
Manusia diciptakan sebagai citra Allah, yang berarti memiliki martabat luhur. Bagaimana pemahaman ini seharusnya memengaruhi tindakan seorang siswa SMP ketika berinteraksi dengan teman-temannya yang berbeda latar belakang?
#2
Salah satu ciri manusia sebagai citra Allah adalah memiliki kehendak bebas. Suatu hari, Budi melihat temannya menyontek saat ulangan. Budi tahu ini salah, tetapi dia juga khawatir temannya akan marah jika ditegur. Apa tindakan yang paling tepat bagi Budi sebagai pribadi yang menghidupi citra Allah?
#3
Kejadian 1:28 menyebutkan bahwa manusia diberi perintah untuk 'menguasai ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan segala hewan yang merayap di bumi.' Dalam konteks 'Aku Citra Allah', apa makna sebenarnya dari 'menguasai' ciptaan?
#4
Lisa sering merasa kurang percaya diri karena merasa punya banyak kekurangan dibandingkan teman-temannya yang lebih pintar atau lebih cantik. Bagaimana pemahaman bahwa Lisa adalah 'Citra Allah' dapat membantunya mengatasi perasaan tersebut?
#5
Allah adalah Kasih. Sebagai citra Allah, manusia juga mampu mencintai. Dalam situasi konflik antar kelompok di sekolah, bagaimana kemampuan mencintai ini seharusnya diwujudkan oleh seorang siswa SMP yang menghidupi identitasnya sebagai citra Allah?

Latihan Soal Lainnya?

Akses bank soal agama_katolik Kelas 7 lengkap.

Cari Soal