Latihan soshum5 (Sosiologi)

Petunjuka A.

1. Norma sosial dapat diurutkan dari yang lemah sampai yang kuat berdasarkan kekuatan mengikatnya seperti yang tercermin pada hubungan …
(A) usage-folkways-custom-mores.
(B) custom-usage-folkways-mores.
(C) mores-custom-usage-folkways.
(D) usage-folkways-mores-custom.
(E) custom-usage-mores-folkways.

2. Sikap yang menyebabkan terjadinya kecintaan yang mendalam terhadap suatu kelompok sosial sehingga menimbulkan permusuhan atau kebencian pada kelompok sosial yang lain adalah …
(A) primary dan secondary groups.
(B) wesenwi/ledan korwme.
(C) private dan exclusive filling.
(D) casual dan panic groups.
(E) in-group dan out-groups.

3. Penyebab terjadinya perspektif konflik yang memandang kelas-kelas di masyarakat memiliki potensi Konflik yang inheren adalah …
(A) tiap-tiap kelas memiliki kepentingan yang sama.
(B) tiap-tiap kelas terbentuk karena memiliki alat/ kekayaan produktif,
(C) tiap-tiap kelompok menginginkan masyarakat tanpa kelas.
(D) ada kelas yang menguasai alat produksi ada pula yang tidak.
(E) kelompok proletar jumlahnya lebih sedikit dari pada kelompok borjuis.

4. Seorang Ketua Jurusan di sebuah PTN memiliki anak yang menjadi mahasiswa di jurusan yang dipimpinnya, Mahasiswa tersebut melanggar tata tertib di kampus sehingga harus dihukum, Sebagai Ketua Jurusan, ia menghadapi situasi yang sulit, di satu sisi harus menegakkan aturan, di sisi lain dia sebagai orang tua harus melindungi anak. Dalam kasus ini yang dialami oleh Ketua Jurusan adalah …
(A) assigned-status.
(B) role distance.
(C) role-conflict.
(D) status-symbol.
(E) multiple roles.

5. Menurut Charles Horton Cooley pembentukan diri seseorang terjadi melalui looking-glass self. Dalam proses tersebut penanda terbentuknya diri adalah …
(A) peniruan peran yang dijalankan oleh orang tuanya atau orang yang paling sering berinteraksi dengannya (siqnificant others).
(B) kemampuan mengambil peran orang lain secara lebih luas.
(C) kesadaran akan peran yang ia jalankan dan peran yang dijalankan orang lain.
(D) kemampuan menjadi diri sendiri.
(E) kegagalan dalam menyesuaikan diri.

6. Mobilitas sosial horisontal merupakan peralihan individu dari suatu kelompok sosial ke kelompok lain yang sederajat. Berikut ini adalah contoh mobilitas sosiaL horisontal, kecuali …
(A) beralih kewarganegaraan.
(B) rotasi pekerjaan.
(C) berganti keyakinan.
(D) perpindahan tempat tinggal.
(E) promosi jabatan.

7. Alasan perlunya expected roles (peran yang diharapkan) dalam proses sosial dilakukan dengan cermat dan sesuai dengan ketentuan yang ada adalah…
(A) tertib sosial hanya berlangsung sesuai dengan norma yang ada.
(B) aktivitas yang ideal memerlukan kerja keras sekaligus dijalankan sesuai dengan norma yang berlaku.
(C) diperlukan adanya konsistensi dalam proses sosial.
(D) proses sosial yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dapat menimbulkan dislokasi sosial.
(E) peran sosial hanya dilakukan selama yang bersangkutan merasa diuntungkan.

8. Sebagai salah satu bentuk proses sosial yang disosiatif. kompetisi atau persaingan adalah …
(A) proses sosial yang memungkinkan terjadinya disintegrasi sosial.
(B) proses sosial untuk mempertahankan eksistensi individu/kelompok dan bertujuan untuk membinasakan lawannya.
(C) interaksi sosial yang mengandung perjuangan untuk mendapatkan sesuatu yang terbatas dan diinginkan oleh orang banyak.
(D) sikap mental yang tersembunyi terhadap orang lain atau unsur-unsur kebudayaan baru.
(E) aktivitas untuk merintangi/menghalangi pihak lain dalam mencapai tujuan.

————————————————————————————————————————-

Petunjuk B.

9. Bias prinsip mekanisme modernisasi sebagai sebuah perubahan sosial sebagian disebabkan oleh penggunaan paradigma fungsionalisme.

SEBAB

Pembangunan yang bersifat linier dari masyarakat tradisional menjadi modern menggunakan analogi pertumbuhan organisme tubuh.

Jawaban C

10. Orang-orang yang berkumpul untuk melakukan pesta minuman keras atau sabu-sabu dapat disebut immoral crowd.

SEBAB

Selain bersifat ekspresif. orang-orang immoral crowd cenderung melanggar norma masyarakat.

Jawaban A

11. Terdapat anggapan umum di masyarakat bahwa perilaku menyimpang diartikan tindakan yang kontraproduktif terhadap norma-norma yang berlaku di masyarakat.

SEBAB

Aturan-aturan yang ada dalam masyarakat cenderung dibuat oleh kelompok elit potitik tidak berbasis kepentingan masyarakat.

Jawaban B

—————————————————————————————————————————

Petunjuk C

12. Konflik sosial sering dipicu oleh adanya sikap primordialisme, yakni pandangan atau paham yang menunjukkan sikap berpegang teguh pada hal-hal yang sejak semula melekat pada diri individu. Sikap-sikap yang melekat pada primordialisme adalah ….
(1) suku bangsa
(2) ras
(3) agama
(4) gender

Jawaban A

13. Setiap masyarakat memiliki norma-norma sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat karena …
(1) memberikan petunjuk bagi tingkah laku seseorang yang hidup di dalam masyarakat.
(2) memberikan sanksi bagi anggota masyarakat yang melanggarnya.
(3) memaksa anggota masyarakat agar mentaati norma-norma yang bersangkutan.
(4) memberikan pedoman dalam mengatasi masalah-masalah sosial bagi anggota masyarakat.

Jawaban E

14. Faktor yang mempermudah proses asimilasi dalam masyarakat majemuk di Indonesia adalah …
(1) penghargaan terhadap perbedaan
(2) sifat masyarakat yang tertutup
(3) kesamanan berbagai unsur budaya
(4) kurangnya pengetahuan terhadap kebudayaan lain

Jawaban B

15. Perkelahian antarpelajar yang sering terjadi di perkotaan dan disertai dengan penjarahan, pelemparan, dan perusakan fasilitas umum merupakan perilaku menyimpang ….
(1) non-conformist
(2) anti sosial
(3) radikal
(4) kriminal

Jawaban D

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *